Tips Menghadapi Parenting Jarak Jauh

2024-02-29 09:54:53

Share Via

Salah satu hal yang paling menantang ketika menjadi orang tua adalah menghadapi long distance relationship dengan sang anak, baik disebabkan oleh tuntutan pekerjaan, sekolah anak yang jauh, atau beragam kondisi lainnya. Meskipun kondisi ini terasa sulit, sebagai orang tua kita tetap bisa bangun kedekatan dan ikatan batin yang kuat dengan anak meskipun terpisah jarak. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu orang tua menghadapi tantangan ini dengan lebih baik:

  1. Quality Time

Jadwalkan waktu rutin untuk quality time bersama dengan anak, kamu bisa menjadwalkan untuk bertemu selama dua minggu atau sebulan sekali, tergantung dengan kebutuhan dan waktu yang kamu miliki. Sempatkan untuk mengambil rapor anak, merayakan ulang tahun, atau hari raya bersama. Pastikan untuk memberikan perhatian penuh pada saat bertemu, singkirkan sejenak handphone dan pekerjaanmu sehingga anak merasa didengar dan diperhatikan. Kamu juga dapat membuat ‘tradisi khusus’ ketika bertemu dengan anak, bisa dengan olahraga pagi atau melakukan aktivitas ringan lainnya.

  1. Manfaatkan Teknologi

Manfaatkan teknologi seperti video call dan media sosial untuk tetap terhubung dengan anak secara online. Bagikan foto, video, atau cerita sehari-hari yang kamu miliki. Kamu bisa bertanya tentang kegiatan sekolah, hobi, atau teman-temannya, hal kecil seperti ini menunjukkan bahwa orang tua peduli dan tertarik dengan kehidupan sang anak. Penting untuk mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menjembatani hubungan antara kamu dengan anak.

  1. Libatkan Anak dalam Keputusan Keluarga

Meskipun jarak terpisah tetap libatkan anak dalam proses pengambilan keputusan keluarga. Mintalah pendapat mereka tentang hal-hal penting seperti rencana liburan, perayaan hari raya, atau perencanaan acara keluarga. Terkadang, anak dapat memberikan kontribusi lebih banyak daripada yang kita duga loh!

4.Kirim Surat atau Hadiah Kecil

Kirimkan surat atau hadiah kecil kepada anak sebagai ungkapan kasih sayang dan perhatianmu. Ini dapat menjadi cara yang mudah untuk menyampaikan pesan positif dan membangun ikatan emosional. Kamu bisa mengirim makanan atau barang kesukaan sang anak di momen-momen spesial seperti sehabis ujian, ulang tahun, atau kenaikan kelas.

Meskipun kondisi jauh menjadi tantangan, tetapi dengan komitmen serta komunikasi yang baik, orang tua dapat tetap membangun ikatan yang kokoh dengan anak meskipun dalam jarak yang jauh. Ingatlah bahwa hubungan orang tua dan anak tidak hanya terbatas pada kehadiran fisik, tetapi juga pada kehadiran emosional dan koneksi yang mendalam.